dibuka Program Training Online / Webinar !

Tetap bisa training sekalipun #diRumahAja

PUBLIC TRAINING - PURNAMA ACADEMY

Kami Bekerjasama dengan hotel bintang di 4 kota Bandung-Jakarta-Bali-Cikarang untuk memberikan kenyamanan peserta public training

REQUEST FOR INHOUSE TRAINING

Inhouse Training adalah pilihan paling tepat untuk jumlah peserta perusahaan yang banyak dengan mengutamakan efisiensi biaya training.

PORTFOLIO : INHOUSE TRAINING ANDROID - PLN MALUKU

Inhouse Training Android Application Development di PT. PLN Wilayah Maluku selama 4 hari

PORTFOLIO : INHOUSE TRAINING MAGENTO - INFOTECH JAKARTA

Inhouse Training Magento E-Commerce berdurasi 7 hari dibagi 2 sesi Fundamental dan Advanced.

Tuesday, February 28, 2023

Penggunaan Robotic Process Automation (RPA) dalam Meningkatkan Akurasi Data Bisnis

Robotic Process Automation (RPA) telah menjadi solusi yang populer
untuk otomatisasi proses bisnis yang berulang dan memakan waktu. Salah
satu manfaat besar dari teknologi ini adalah meningkatkan akurasi data
bisnis. Data yang akurat sangat penting untuk pengambilan keputusan
yang baik di perusahaan Anda, dan RPA dapat membantu meningkatkan
kualitas data bisnis Anda. Mari kita bahas lebih lanjut tentang
bagaimana RPA dapat meningkatkan akurasi data bisnis Anda.

1. Meminimalkan Kesalahan Manusia
Kesalahan manusia merupakan faktor utama yang menyebabkan
ketidakakuratan data bisnis. Bahkan penggunaan aplikasi spreadsheet
yang paling canggih dan terintegrasi pun masih dapat mengalami
kesalahan manusia, terutama ketika data yang masuk sangat banyak.
Dalam hal ini, RPA dapat membantu meminimalkan kesalahan manusia
karena dapat melakukan tugas yang berulang dengan presisi yang
konsisten.

2. Memeriksa Kualitas Data yang Dikumpulkan
RPA dapat membantu dalam memeriksa kualitas data yang dikumpulkan
dengan cara yang lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan metode
manual. Misalnya, RPA dapat digunakan untuk memeriksa apakah data yang
diinputkan benar-benar valid dan terstruktur dengan benar. Hal ini
akan menghindari kecacatan data dan meminimalkan risiko kesalahan saat
data tersebut digunakan untuk pengambilan keputusan.

3. Memantau dan Memeriksa Konsistensi Data
RPA dapat membantu memantau dan memeriksa konsistensi data di seluruh
sistem. Hal ini akan memastikan bahwa data yang sama digunakan di
seluruh sistem, dan akan meminimalkan risiko terjadinya
ketidakakuratan yang muncul dari sumber data yang berbeda-beda. Dalam
hal ini, RPA dapat menemukan dan mengatasi masalah dengan cepat
sehingga dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan
masalah yang muncul.

4. Menemukan Data yang Tidak Sesuai
RPA dapat membantu menemukan data yang tidak sesuai di seluruh sistem
dengan cepat. Hal ini dapat meminimalkan risiko kesalahan data dan
memastikan bahwa data yang digunakan untuk pengambilan keputusan
bisnis benar-benar akurat dan terpercaya.

5. Meningkatkan Waktu Tanggapan
Dalam beberapa kasus, memperbaiki masalah data yang tidak akurat
memerlukan waktu yang lama dan memakan biaya. Dalam hal ini, RPA dapat
mempercepat waktu tanggapan dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk
menyelesaikan masalah. Hal ini juga akan meminimalkan dampak negatif
pada operasional bisnis Anda.

6. Mengurangi Biaya Operasional
Ketika data bisnis tidak akurat, ini dapat mengakibatkan waktu yang
hilang dan biaya tambahan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki
masalah data. Namun, dengan penggunaan RPA, biaya operasional dapat
dikurangi secara signifikan. Karena RPA dapat memeriksa dan
memverifikasi data dengan cepat dan akurat, maka perusahaan Anda akan
menghemat biaya dan waktu yang terbuang.

7. Meningkatkan Keamanan Data
Keamanan data merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan.
Penggunaan RPA dapat membantu meningkatkan keamanan data bisnis Anda
karena RPA dapat mengawasi seluruh sistem dan memantau perubahan data
secara real-time. RPA juga dapat membantu melindungi data sensitif
dari akses yang tidak sah.

9. Menyediakan Laporan Data yang Lebih Akurat
Dalam bisnis, laporan data sangat penting untuk memahami kinerja
perusahaan. RPA dapat membantu menyediakan laporan data yang lebih
akurat karena dapat memverifikasi dan memvalidasi data dengan lebih
efisien. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk membuat keputusan yang
lebih baik berdasarkan data yang akurat dan terpercaya.

10. Meningkatkan Efisiensi Proses Bisnis
Dengan menggunakan RPA, proses bisnis dapat diotomatisasi dan
ditingkatkan secara signifikan. Ini akan memungkinkan karyawan untuk
fokus pada tugas yang lebih strategis dan mengurangi risiko kesalahan
manusia. Dalam jangka panjang, penggunaan RPA dapat membantu
meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya yang terkait
dengan kesalahan data.

Kesimpulannya, RPA dapat membantu meningkatkan akurasi data bisnis
dengan mengurangi kesalahan manusia, memeriksa kualitas data yang
dikumpulkan, memantau dan memeriksa konsistensi data, menemukan data
yang tidak sesuai, meningkatkan waktu tanggapan, mengurangi biaya
operasional, meningkatkan keamanan data, menyediakan laporan data yang
lebih akurat, dan meningkatkan efisiensi proses bisnis. Dengan
penggunaan RPA, Anda dapat memastikan bahwa data bisnis Anda akurat
dan dapat dipercaya, sehingga dapat membuat keputusan yang lebih baik
dan mengoptimalkan operasional perusahaan.


Informasi dan Pendaftaran Training
Hub. Whatsapp 0838-0838-0001
www.purnamaacademy.com

Monday, February 27, 2023

Mengukur Efektivitas Sistem Keamanan Informasi dengan ISO 27001: Metrik yang Harus Diperhatikan

Keamanan informasi menjadi salah satu hal yang sangat penting bagi
perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Pelanggaran keamanan informasi
bisa merugikan perusahaan dalam berbagai aspek, seperti kerugian
finansial, hilangnya data sensitif, penurunan kepercayaan dari
pelanggan, dan lain-lain. Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan
bahwa sistem keamanan informasi yang mereka terapkan efektif dalam
melindungi data mereka. Salah satu standar internasional yang dapat
membantu perusahaan dalam memastikan keamanan informasi adalah ISO
27001.

ISO 27001 adalah standar internasional untuk manajemen keamanan
informasi. ISO 27001 memberikan panduan dan prinsip-prinsip yang harus
diikuti oleh perusahaan dalam mengembangkan, menerapkan, dan
memelihara sistem manajemen keamanan informasi. Implementasi ISO 27001
membantu perusahaan dalam melindungi informasi dan meminimalkan risiko
pelanggaran keamanan informasi.

Namun, hanya menerapkan ISO 27001 tidak cukup untuk memastikan
keamanan informasi yang efektif. Perusahaan perlu mengukur efektivitas
sistem keamanan informasi mereka secara berkala. Ini akan membantu
perusahaan dalam mengetahui seberapa baik sistem keamanan informasi
mereka bekerja dan apakah ada kelemahan yang perlu diperbaiki. Dalam
artikel ini, kita akan membahas beberapa metrik yang dapat digunakan
untuk mengukur efektivitas sistem keamanan informasi dengan ISO 27001.

Tingkat Kepatuhan terhadap ISO 27001
Tingkat kepatuhan terhadap ISO 27001 adalah salah satu metrik yang
paling penting dalam mengukur efektivitas sistem keamanan informasi.
Ini menunjukkan seberapa jauh perusahaan telah mematuhi
prinsip-prinsip dan persyaratan ISO 27001. Tingkat kepatuhan dapat
diukur dengan melakukan audit internal atau eksternal terhadap sistem
keamanan informasi.

Jumlah Pelanggaran Keamanan Informasi
Jumlah pelanggaran keamanan informasi juga dapat digunakan sebagai
metrik untuk mengukur efektivitas sistem keamanan informasi. Jika
perusahaan mengalami pelanggaran keamanan informasi yang sering
terjadi, maka sistem keamanan informasi tidak efektif. Oleh karena
itu, perusahaan harus mengukur jumlah pelanggaran keamanan informasi
dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencegahnya terjadi kembali.

Waktu Pemulihan
Waktu pemulihan adalah metrik lain yang penting dalam mengukur
efektivitas sistem keamanan informasi. Ini menunjukkan berapa lama
waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengembalikan sistem
keamanan informasi ke kondisi normal setelah terjadi pelanggaran
keamanan informasi. Semakin cepat waktu pemulihan, semakin efektif
sistem keamanan informasi.

Tingkat Pembaruan Keamanan
Tingkat pembaruan keamanan juga dapat digunakan sebagai metrik untuk
mengukur efektivitas sistem keamanan informasi. Ini menunjukkan
seberapa sering perusahaan memperbarui sistem keamanan informasi
mereka untuk mengatasi ancaman keamanan yang baru muncul. Semakin
sering perusahaan memperbarui sistem keamanan informasi, semakin
efektif sistem keamanan informasi tersebut.

Tindakan Perbaikan
Tindakan perbaikan adalah metrik lain yang penting dalam mengukur
efektivitas sistem keamanan informasi. Ini menunjukkan seberapa cepat
perusahaan mengambil tindakan setelah terjadi pelanggaran keamanan
informasi atau ketidaksesuaian dengan ISO 27001. Semakin cepat
perusahaan mengambil tindakan, semakin efektif sistem keamanan
informasi.

Evaluasi Risiko
Evaluasi risiko adalah metrik lain yang dapat digunakan untuk mengukur
efektivitas sistem keamanan informasi. Ini menunjukkan seberapa baik
perusahaan mengevaluasi risiko keamanan informasi dan apakah mereka
mengambil tindakan untuk mengurangi risiko tersebut. Evaluasi risiko
harus dilakukan secara teratur untuk memastikan bahwa perusahaan
selalu mengidentifikasi ancaman keamanan yang baru muncul.

Pelatihan Karyawan
Pelatihan karyawan juga dapat digunakan sebagai metrik untuk mengukur
efektivitas sistem keamanan informasi. Ini menunjukkan seberapa baik
perusahaan melatih karyawan mereka dalam memahami prinsip-prinsip
keamanan informasi dan bagaimana mengelola informasi dengan aman.
Semakin baik pelatihan karyawan, semakin efektif sistem keamanan
informasi.

Kesimpulan

Mengukur efektivitas sistem keamanan informasi dengan ISO 27001 sangat
penting bagi perusahaan untuk memastikan bahwa sistem keamanan
informasi mereka efektif dalam melindungi data mereka. Metrik yang
digunakan untuk mengukur efektivitas sistem keamanan informasi harus
mencakup berbagai aspek, seperti tingkat kepatuhan, jumlah pelanggaran
keamanan informasi, waktu pemulihan, tingkat pembaruan keamanan,
tindakan perbaikan, evaluasi risiko, dan pelatihan karyawan. Dengan
mengukur efektivitas sistem keamanan informasi secara berkala,
perusahaan dapat mengidentifikasi kelemahan dalam sistem keamanan
informasi mereka dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk
meningkatkan keamanan informasi mereka.


Informasi ISO 27001 dan Pendaftaran Training
Hub. Whatsapp 0838-0838-0001
www.purnamaacademy.com

Friday, February 24, 2023

Memperkenalkan Katalon Studio 8: Fitur Baru dan Peningkatan Kinerja dalam Pengujian Perangkat Lunak

Katalon Platform adalah alat perangkat lunak pengujian otomatisasi
yang dikembangkan oleh Katalon, Inc. Perangkat lunak ini dibangun di
atas kerangka pengujian otomatisasi open-source Selenium, Appium
dengan antarmuka IDE khusus untuk pengujian aplikasi web, API, mobile
dan desktop. Rilis pertama untuk penggunaan internal dilakukan pada
Januari 2015. Rilis publik pertama dilakukan pada September 2016. Pada
tahun 2018, perangkat lunak ini mencapai penetrasi pasar sebesar 9%
untuk pengujian otomatisasi UI, menurut Laporan The State of Testing
2018 oleh SmartBear.

Katalon diakui sebagai Pilihan Pelanggan Peer Insights Gartner untuk
Otomatisasi Pengujian Perangkat Lunak pada Maret 2019 dan Maret 2020.

Baru-baru ini, Katalon merilis versi terbaru mereka, yaitu Katalon
Studio 8. Versi terbaru ini menawarkan banyak fitur baru dan
peningkatan kinerja yang akan membantu tim pengembang dan tester untuk
meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengujian perangkat lunak.

Berikut adalah beberapa fitur baru yang tersedia di Katalon Studio 8:

Integrasi dengan Jira dan Azure DevOps
Katalon Studio 8 telah ditingkatkan dengan integrasi yang lebih baik
ke Jira dan Azure DevOps. Ini memungkinkan pengguna untuk mengakses
dan mengelola laporan bug dan user story secara langsung dari Katalon
Studio.

Peningkatan editor skrip
Editor skrip di Katalon Studio 8 telah ditingkatkan dengan fitur
pencarian dan penggantian yang lebih baik, serta peningkatan kecepatan
dan stabilitas saat mengedit skrip. Ini akan membantu pengguna untuk
lebih mudah dan cepat membuat skrip pengujian yang kompleks.

Peningkatan pengelolaan plugin
Plugin di Katalon Studio 8 sekarang dapat dikelola dengan lebih mudah
dan terorganisir dengan baik. Pengguna dapat dengan mudah menambahkan
atau menghapus plugin melalui UI yang lebih intuitif.

Fitur Machine Learning
Katalon Studio 8 juga menambahkan fitur Machine Learning untuk
memprediksi data yang tidak terduga dan mengotomatisasi tugas-tugas
rutin. Ini akan membantu pengguna untuk menghemat waktu dan
meningkatkan efisiensi pengujian.

Selain fitur-fitur baru, Katalon Studio 8 juga memiliki peningkatan
kinerja yang signifikan. Peningkatan kinerja ini terlihat pada
kecepatan pengujian yang lebih cepat dan waktu respons yang lebih
singkat.

Dengan fitur baru dan peningkatan kinerja ini, Katalon Studio 8
menawarkan solusi pengujian perangkat lunak yang lebih baik bagi
pengembang dan tester. Katalon Studio 8 dapat membantu meningkatkan
efisiensi dan efektivitas pengujian, sehingga membantu menghasilkan
produk perangkat lunak yang lebih baik dan berkualitas.

Secara keseluruhan, Katalon Studio 8 adalah versi yang layak di
upgrade untuk pengguna yang sudah menggunakan Katalon sebelumnya,
serta menjadi alternatif yang menarik bagi pengguna alat pengujian
perangkat lunak lainnya.


Informasi Training Katalon dan Pendaftaran
Hub.Whatsapp 0838-0838-0001
www.purnamaacademy.com

Thursday, February 23, 2023

Mengenali Keuntungan Menggunakan IBM Cognos untuk Analisis Data Bisnis

Meningkatkan kinerja bisnis adalah tantangan besar bagi banyak
organisasi, terutama dalam mengelola data dan informasi yang
diperlukan untuk mengambil keputusan yang tepat. Salah satu solusi
untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan IBM Cognos untuk
analisis data bisnis. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi
keuntungan dari IBM Cognos dan bagaimana solusi ini dapat membantu
meningkatkan kinerja bisnis Anda.

Analisis Data yang Akurat dan Real Time
IBM Cognos memungkinkan organisasi untuk mengumpulkan dan menganalisis
data secara real-time. Solusi ini dapat mengambil data dari berbagai
sumber dan mengkonsolidasikan data yang terpisah menjadi satu set data
yang lengkap. Hal ini memudahkan pengambilan keputusan berdasarkan
data yang terbaru dan akurat.

Integrasi yang Mudah dengan Sistem yang Ada
IBM Cognos dapat dengan mudah diintegrasikan dengan sistem bisnis yang
ada. Dalam banyak kasus, data untuk analisis berasal dari beberapa
sistem yang berbeda, seperti sistem manajemen sumber daya manusia
(HRM), keuangan, pemasaran, dan lain sebagainya. IBM Cognos mampu
menggabungkan data dari berbagai sumber, sehingga analisis dapat
dilakukan dengan mudah dan cepat.

Meningkatkan Produktivitas
IBM Cognos membantu meningkatkan produktivitas dengan memberikan akses
cepat dan mudah ke informasi yang diperlukan. Data yang terkonsolidasi
dan dianalisis dapat diakses dengan cepat melalui dashboard yang
dirancang dengan baik. Hal ini membantu pengambil keputusan untuk
dengan mudah menemukan informasi yang dibutuhkan tanpa harus melalui
proses yang rumit.

Kemampuan Visualisasi Data yang Kuat
IBM Cognos memiliki kemampuan visualisasi data yang kuat. Grafik,
diagram, dan tabel yang dihasilkan dapat dengan mudah dimengerti dan
digunakan untuk memvisualisasikan informasi secara lebih jelas dan
terorganisir. Hal ini membantu pengambil keputusan untuk memahami
informasi secara lebih efektif dan mengambil keputusan yang lebih
baik.

Meningkatkan Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik
Dengan informasi yang real-time dan akurat yang tersedia melalui IBM
Cognos, organisasi dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan lebih
cepat. Hal ini membantu meningkatkan kinerja bisnis secara keseluruhan
dan memberikan keunggulan kompetitif yang lebih besar.

Dalam kesimpulan, IBM Cognos adalah solusi analisis data bisnis yang
kuat dan efektif yang membantu organisasi meningkatkan kinerja bisnis
dan mengambil keputusan yang lebih tepat dan cepat. Dengan integrasi
yang mudah dengan sistem yang ada, analisis data yang akurat dan
real-time, kemampuan visualisasi data yang kuat, dan akses cepat ke
informasi, IBM Cognos dapat membantu organisasi mencapai tujuan bisnis
mereka secara lebih efektif dan efisien.

Cognos didirikan pada tahun 1969 oleh Alan Rushforth dan Peter
Glenister. Michael U. Potter bergabung dengan Cognos pada tahun 1972,
dan menjadi Chief Executive Officer-nya dari tahun 1975 hingga 1995.
Cognos awalnya berfungsi sebagai perusahaan konsultan untuk pemerintah
federal Kanada dan menawarkan produk perangkat lunak pertamanya, QUIZ,
pada tahun 1979. Selama resesi Kanada pada tahun 1980-an, Cognos
beralih dari bisnis konsultasi ke penjualan perangkat lunak.

Awalnya bernama Quasar Systems Limited, perusahaan ini mengadopsi nama
Cognos pada tahun 1982. Cognos merupakan fragmen dari kata Latin
"cognosco", yang berarti "pengetahuan dari pengalaman pribadi". Cognos
menjadi perusahaan publik pada bulan Agustus 1986 dan terdaftar di
Bursa Efek Toronto sebagai CSN serta di NASDAQ sebagai COGN.
Keberadaannya sebagai entitas independen berakhir pada tanggal 31
Januari 2008, ketika Cognos diakuisisi oleh IBM.

Pada bulan Januari 2010, sebagai bagian dari reorganisasi IBM Software
Group, perangkat lunak dari Cognos dan SPSS yang baru saja diakuisisi
digabungkan untuk menciptakan divisi Business Analytics.


Informasi dan Pendaftaran Training IBM Cognos
Hub. Whatsapp 0838-0838-0001
www.purnamaacademy.com

Wednesday, February 22, 2023

IoT di Tahun 2023: Perkembangan dan Tantangan

Internet of Things (IoT) adalah teknologi yang semakin populer dan
diharapkan akan terus berkembang di tahun 2023. IoT memungkinkan
perangkat elektronik terhubung ke internet dan saling berkomunikasi,
sehingga memungkinkan integrasi yang lebih baik antara
perangkat-perangkat tersebut.

Pabrikan peralatan asli terus mengembangkan solusi dan produk baru
untuk kasus penggunaan industri dan konsumen. Perusahaan sedang
melihat nilai dari IoT dan dengan cepat mengadopsi IoT untuk
menyederhanakan proses mereka dan membuatnya lebih efisien. Individu
membawa lebih banyak perangkat IoT ke rumah dan kantor mereka untuk
membuat hidup mereka lebih mudah dan nyaman.

Globally, jumlah perangkat IoT diperkirakan akan mencapai 29 miliar
pada tahun 2030, dari hanya 9,7 miliar pada tahun 2020. Volume pasar
IoT diperkirakan akan mencapai US$33,74 miliar pada tahun 2027, dengan
CAGR yang menakjubkan sebesar 11,49 dari tahun 2022 hingga 2027.

Di antara penggunaan IoT perusahaan, sebagian besar penerapan berada
di sektor listrik, gas, uap, pasokan air, dan pengelolaan limbah.
Industri grosir dan eceran, transportasi, penyimpanan, dan sektor
pemerintah juga mengikuti dalam penerapan IoT. Vertikal industri
teratas ini sendiri telah menerapkan lebih dari 100 juta perangkat
IoT. Selain itu, industri seperti kendaraan terhubung, infrastruktur
TI, dan pelacakan aset diperkirakan akan memiliki lebih dari satu
miliar perangkat pada tahun 2030.

Di segmen konsumen, sektor rumah pintar memimpin dalam penerapan
perangkat internet of things. Pada tahun 2023, segmen rumah pintar
diperkirakan akan tumbuh sebesar 350 juta. Asisten suara telah
mengalami pertumbuhan yang signifikan selama tahun terakhir, dengan
milenial memberikan kontribusi terbesar. Sekitar 65% orang antara usia
25 hingga 34 tahun menggunakan asisten suara dalam kehidupan
sehari-hari. Mereka diikuti oleh orang berusia 18 hingga 24 tahun,
dengan sekitar 59% dari demografi tersebut menggunakan asisten suara.

Ponsel pintar dan perangkat media lainnya terus menjadi perangkat IoT
yang paling umum digunakan di segmen konsumen. Beberapa tahun terakhir
juga telah melihat banyak perhatian terhadap keamanan IoT.
Meningkatkan keamanan adalah salah satu alasan umum untuk mengadopsi
IoT, setidaknya di antara pengguna Eropa. Namun, pengguna dan
pemerintah menjadi sangat sadar akan risiko dan kerentanan keamanan
perangkat IoT.

Bagian yang signifikan dari serangan siber pada tahun 2020 menargetkan
organisasi yang menggunakan perangkat IoT. Pemerintah telah mulai
menyusun atau bahkan mengeluarkan undang-undang menetapkan standar
keamanan minimum untuk perangkat IoT.

Berikut ini adalah beberapa perkembangan dan tantangan yang dihadapi
IoT di tahun 2023:

Pertumbuhan IoT di sektor industri
Di tahun 2023, IoT di sektor industri diprediksi akan tumbuh pesat.
Hal ini disebabkan oleh adopsi teknologi IoT untuk meningkatkan
efisiensi dan produktivitas di sektor industri. Contohnya, teknologi
IoT dapat membantu dalam mengotomatisasi proses produksi dan memantau
mesin-mesin secara real-time.

IoT di sektor kesehatan
IoT juga akan terus berkembang di sektor kesehatan. Wearable seperti
smartwatch akan semakin pintar dan akan dilengkapi dengan sensor yang
dapat mengukur parameter yang lebih banyak. Selain itu, sensor pintar
di rumah juga akan semakin banyak digunakan untuk memonitor kesehatan
pasien secara real-time.

Di tahun 2023, kita juga dapat mengharapkan konsep ruang rawat inap
virtual, di mana dokter dan perawat dapat mengawasi dan memonitor
pasien di rumah mereka.

Keamanan IoT
Di masa lalu, keamanan IoT sering diabaikan. Namun, di tahun 2023,
OEMs, konsumen, dan pemerintah akan semakin menyadari pentingnya
keamanan IoT. OEMs akan mencari cara untuk meningkatkan keamanan
produk IoT mereka, sementara konsumen dan pemerintah akan menuntut
perlindungan privasi yang lebih baik.

Tantangan teknologi IoT
Meskipun IoT menawarkan banyak manfaat, masih ada beberapa tantangan
teknologi yang harus diatasi. Salah satunya adalah interoperabilitas.
Dengan banyaknya perangkat IoT yang berbeda di pasaran, seringkali
sulit untuk mengintegrasikan dan membuat perangkat ini bekerja
bersama-sama.

Selain itu, keandalan jaringan juga merupakan masalah. Karena banyak
perangkat IoT yang terhubung ke internet, keandalan jaringan sangat
penting untuk memastikan semua perangkat bekerja dengan baik.

Kemajuan teknologi konektivitas
Tahun 2023 juga akan melihat perkembangan teknologi konektivitas.
Provider layanan IoT akan terus menawarkan layanan NB-IoT, sementara
OEMs akan terus mengembangkan teknologi konektivitas baru untuk kasus
penggunaan tertentu.

Kemajuan dalam konektivitas 5G dan internet satelit juga akan
menciptakan peluang bagi OEMs untuk mengembangkan produk IoT baru.

Kesimpulan

IoT akan terus berkembang di tahun 2023, menawarkan banyak manfaat dan
peluang bagi perusahaan dan konsumen. Namun, tantangan seperti
interoperabilitas dan keamanan harus diatasi untuk memastikan bahwa
teknologi ini dapat digunakan secara efektif dan aman.


Informasi dan Pendaftaran Training
Hub. Whatsapp 0838-0838-0001
www.purnamaacademy.com

Tuesday, February 21, 2023

Perusahaan Elon Musk Akan Dapat Suntikan Modal dari Microsoft

Perusahaan buatan Elon Musk, OpenAI selaku pemiliki ChatGPT akan mendapatkan guyuran dana segar tak kurang dari Rp 154 Triliun.

OpenAI merupakan perusahaan yang dibuat oleh Elon Musk dan Sam Altman dan membuat ChatGPT, di mana mereka menggunakan kecerdasan buatan.

Sebelumnya, Microsoft sudah memberikan dana ke OpenAI pada tahun 2019 sebesar US$1 Miliar.

Suntikan dana yang diberikan Microsoft ini diklaim akan membuat Microsoft mengintegrasikan OpenAI ke mesin pencari mereka, Bing.

Rencana suntikan dana ini tak berselang lama dari pengumuman akan dilakukannya PHK terhadap 10.000 karyawan Microsoft.

Suntikan dana terbaru ini menambah daftar modal yang diberikan Microsoft, dengan total hingga Rp 447 triliun. 

Tambahan dana ini memungkinkan Microsoft memiliki 49 persen saham OpenAI.

Dilansir dari blog perusahaan Microsoft, investasi ini dimaksudkan pula untuk mempercepat terobosan AI.

ChatGPT milik OpenAI memang memukau banyak pihak. Beberapa keunggulan ChatGPT adalah chat bot-nya yang mampu mengeluarkan haiku alias bait puisi, mendebug kode, dan menjawab pertanyaan sembari meniru ucapan manusia.

OpenAI berdiri di akhir tahun 2015 dan telah mengandalkan dukungan finansial dari kontributor bergengsi sejak awal, termasuk salah satu pendiri LinkedIn Reid Hoffman, investor Peter Thiel, dan Musk.

Elon Musk lahir 28 Juni 1971 dan seorang pengusaha, tokoh bisnis, dan penemu. Selain OpenAI, dia juga mendirikan SpaceX.

Musk adalah orang terkaya di dunia menurut baik Bloomberg Biilionaires Index dan Forbes.

Musk adalah pendiri beberapa perusahaan teknologi populer, termasuk SpaceX yang bergerak di teknologi antariksa; Tesla Inc. yang bergerak di bidang otomotif; OpenAI, SolarCity, Neuralink, serta beberapa perusahaan lainnya.

Musk adalah salah satu pendiri Tesla Motors dan saat ini menjabat sebagai kepala desain produk. Meski begitu, ketertarikan Musk terhadap mobil listrik sudah ada jauh sebelum pendirian Tesla.

Musk memimpin investasi Series A di Tesla Motors yang diinkorporasikan dan didanai 9 bulan sebelumnya oleh Martin Eberhard dan Marc Tarpenning.

Informasi dan Pendaftaran Training
hub. Whatsapp 0838-0838-0001

Syllabus Pelatihan Kerja, Membangun Fondasi yang Kuat untuk Sukses di Tempat Kerja

Setiap orang ingin sukses di tempat kerja mereka, tetapi untuk mencapai tujuan ini, Anda perlu membangun fondasi yang kuat. Fondasi yang kuat mencakup beberapa keterampilan dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap karyawan, baik itu karyawan baru maupun yang telah berpengalaman. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa keterampilan dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap karyawan untuk membangun fondasi yang kuat dan mencapai kesuksesan di tempat kerja.

Keterampilan Komunikasi yang Efektif
Keterampilan komunikasi yang efektif sangat penting untuk mencapai kesuksesan di tempat kerja. Karyawan yang dapat berkomunikasi dengan jelas dan efektif akan lebih mudah menghasilkan pekerjaan yang baik dan membangun hubungan kerja yang kuat. Keterampilan komunikasi yang efektif mencakup kemampuan mendengarkan, berbicara, menulis, dan presentasi.

Kemampuan Beradaptasi
Pekerjaan di tempat kerja seringkali dinamis dan berubah-ubah. Karyawan yang sukses harus dapat beradaptasi dengan perubahan dan cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru. Mereka harus mampu berpikir kreatif dan menemukan solusi untuk masalah yang dihadapi.

Kemampuan Belajar
Kemampuan untuk belajar dan meningkatkan keterampilan merupakan hal yang sangat penting dalam membangun fondasi yang kuat untuk sukses di tempat kerja. Karyawan yang sukses harus selalu mencari peluang untuk belajar dan berkembang, baik melalui pelatihan formal maupun informal. Mereka juga harus mampu mengambil umpan balik dan menggunakan informasi ini untuk meningkatkan pekerjaan mereka.

Kemampuan untuk Bekerja dalam Tim
Kemampuan untuk bekerja dalam tim sangat penting dalam lingkungan kerja yang modern. Karyawan yang sukses harus mampu bekerja dengan orang lain, membangun hubungan yang baik, dan mengatasi konflik yang muncul. Mereka harus mampu berkontribusi secara efektif dalam tim dan memimpin tim jika diperlukan.

Kemampuan untuk Mengelola Waktu dengan Baik
Karyawan yang sukses harus mampu mengelola waktu mereka dengan baik. Mereka harus dapat mengatur jadwal kerja mereka, memprioritaskan tugas-tugas mereka, dan menghindari gangguan yang tidak penting. Karyawan yang dapat mengelola waktu mereka dengan baik akan lebih produktif dan efisien.

Membangun fondasi yang kuat untuk sukses di tempat kerja bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan menguasai keterampilan dan perilaku yang dibutuhkan, Anda dapat menjadi karyawan yang sukses dan terhormat di tempat kerja. Jangan ragu untuk mengambil langkah-langkah kecil setiap hari untuk meningkatkan diri Anda, dan jangan lupa untuk memanfaatkan peluang belajar dan berkembang yang tersedia di tempat kerja

Informasi pembuatan syllabus dan Training
Hub. Whatsapp 0838-0838-0001

Monday, February 20, 2023

Membangun Karir Keamanan Informasi yang Sukses dengan CISM

Keamanan informasi menjadi semakin penting di era digital ini, karena semakin banyak bisnis yang bergantung pada teknologi untuk menyimpan data penting dan sensitif. Sebagai hasilnya, permintaan akan profesional keamanan informasi yang terampil semakin meningkat, dan sertifikasi CISM menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan ini.

CISM, atau Certified Information Security Manager, adalah sertifikasi yang diberikan oleh ISACA (Information Systems Audit and Control Association) kepada individu yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa seseorang mampu mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko keamanan informasi secara efektif, serta membuat dan mengimplementasikan kebijakan dan prosedur keamanan informasi.

Berikut adalah beberapa tips untuk membangun karir keamanan informasi yang sukses dengan sertifikasi CISM:

Perluas Pengetahuan dan Keterampilan Anda
Pertama-tama, pastikan Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam keamanan informasi. Ada banyak sumber daya yang tersedia untuk meningkatkan pengetahuan Anda, seperti buku, artikel, kursus online, atau seminar. Selain itu, teruslah memperbarui pengetahuan Anda karena keamanan informasi adalah bidang yang terus berkembang dan berubah.

Peroleh Sertifikasi CISM
Untuk membangun karir keamanan informasi yang sukses, sertifikasi CISM sangatlah penting. Sertifikasi ini menunjukkan kepada perusahaan dan organisasi bahwa Anda memiliki keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengelola risiko keamanan informasi dengan efektif.

Untuk mendapatkan sertifikasi CISM, Anda perlu memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh ISACA, seperti memiliki pengalaman minimal lima tahun dalam bidang keamanan informasi dan lulus dalam ujian CISM yang diadakan oleh ISACA.

Bangun Jaringan Profesional
Jaringan profesional yang kuat dapat membantu memperluas kesempatan karir Anda di bidang keamanan informasi. Bergabunglah dengan organisasi profesional seperti ISACA dan hadiri konferensi atau seminar keamanan informasi untuk memperluas jaringan Anda dan belajar dari para ahli di bidang ini.

Pertimbangkan Sertifikasi Lainnya
Selain sertifikasi CISM, ada sertifikasi keamanan informasi lainnya seperti Certified Information Systems Security Professional (CISSP) dan CompTIA Security+. Pertimbangkan untuk memperoleh sertifikasi lainnya untuk meningkatkan kredibilitas dan kemampuan Anda dalam bidang keamanan informasi.

Terus Mengembangkan Diri
Terakhir, penting untuk terus mengembangkan diri Anda sebagai seorang profesional keamanan informasi. Jangan ragu untuk mengambil peluang untuk belajar dan berpartisipasi dalam proyek-proyek yang memperluas keterampilan Anda.

Dalam kesimpulannya, membangun karir keamanan informasi


Informasi Syllabus dan Pendaftaran Training
Hub. Whatsapp 0838-0838-0001

Friday, February 17, 2023

ITIL V4 Panduan Terbaru untuk Pengelolaan Layanan TI

ITIL V4 (Information Technology Infrastructure Library version 4) adalah sebuah kerangka kerja (framework) terbaru yang dirilis oleh Axelos pada tahun 2019. ITIL V4 dikembangkan sebagai panduan praktis dalam pengelolaan layanan teknologi informasi.

ITIL V4 memperkenalkan beberapa konsep baru dan memperluas cakupan dari versi sebelumnya. Berikut adalah beberapa konsep penting dalam ITIL V4:

1. Fokus pada nilai (Value): ITIL V4 menempatkan fokus pada nilai yang dihasilkan oleh layanan teknologi informasi. Hal ini bertujuan untuk membantu organisasi dalam memahami bagaimana layanan teknologi informasi dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan bisnis.

2. Empat dimensi layanan (Service Dimensions): ITIL V4 mengidentifikasi empat dimensi layanan, yaitu organisasi dan orang, informasi dan teknologi, partner dan supplier, dan nilai yang dihasilkan. Konsep ini membantu organisasi dalam memahami lingkungan yang kompleks dalam pengelolaan layanan teknologi informasi.

3. Nilai layanan (Service Value): ITIL V4 mengidentifikasi tujuh prinsip pengelolaan layanan (Service Management Principles) yang mendasari pengelolaan layanan teknologi informasi yang efektif. Prinsip-prinsip ini memandu organisasi untuk memastikan bahwa nilai layanan yang dihasilkan selalu memenuhi kebutuhan pelanggan dan bisnis.

4. Proses dan praktik (Processes and Practices): ITIL V4 memperkenalkan lima bidang fokus utama yang mencakup seluruh siklus hidup pengelolaan layanan teknologi informasi, yaitu Service Strategy, Service Design, Service Transition, Service Operation, dan Continual Improvement. Setiap bidang fokus utama memiliki beberapa proses dan praktik yang membantu organisasi dalam mengelola layanan teknologi informasi secara efektif.

5. Integrasi dengan metodologi Agile dan DevOps: ITIL V4 mencakup konsep-konsep penting dalam metodologi Agile dan DevOps, seperti Continuous Integration, Continuous Delivery, dan Continuous Deployment. Hal ini memungkinkan organisasi untuk mengintegrasikan pengelolaan layanan teknologi informasi dengan praktik-praktik pengembangan perangkat lunak yang inovatif dan efisien.

ITIL V4 dirancang untuk membantu organisasi dalam mengembangkan pengelolaan layanan teknologi informasi yang efektif dan efisien. Dengan memperkenalkan konsep-konsep baru dan memperluas cakupan dari versi sebelumnya, ITIL V4 dapat membantu organisasi untuk mencapai tujuan bisnis yang lebih baik melalui penerapan layanan teknologi informasi yang lebih baik pula.


Informasi Training dan Panduan
Hub. WhatsApp 0838-0838-0001

Wednesday, February 15, 2023

Urgensi Optimalisasi DMBOK dalam Pengelolaan Data


Pengelolaan data yang baik dan mumpuni tentu mempengaruhi pengambilan keputusan, terutama dalam dunia bisnis. Data yang akurat menjadi penting dan krusial karena tak jarang menentukan masa depan sebuah bisnis dan perusahaan.

Pengelolaan data acap kali dipandang sebelah mata, padahal strategi bisnis dan tata kelola organisasi mesti pula mengacu pada Data-driven Strategy. 

Permasalahan yang sering kali tidak disadari muncul terkait data seperti duplikasi data, inkonsistensi data, keamanan data, tampilan data yang mesti terus berkembang dan mengikuti perkembangan, serta siapa yang mesti bertanggung jawab atas pendataan tersebut.

Hal penting lain yang perlu diperhatikan bahwa pengelolaan data memerlukan perencanaan, pengembangan, dan tentu tata kelola yang jelas.

Saat ini sudah banyak framework yang terkait dengan tata kelola data, salah satunya DMBOK, yang diterbitkan oleh DAMA. DAMA sendiri merupakan sebuah bisnis skala internasional yang memiliki fokus dalam pembangunan komunitas internasional Data Management.

DMBOK atau Data Management Body of Knowledge merupakan sebuah framework tata kelola data yang memberikan pendekatan model tata kelola data secara menyeluruh, lengkap, dan fungsional.

DMBOK sendiri mempunyai berbagai major knowledge, yang terdiri dari Data Governance, Data Architecture, Data Modelling and Design, Data Storage and Operations, Data Security, Data Integration and Interoperability, Documents and Content, Reference and Master Data, Data Warehousing and Business Intelligence, Metadata, dan Data Quality.

Selain itu, karena aktivitas data management di dunia nyata dapat terjadi pada kontek project atau pada kontek organisasi, maka ada 6 Environmental Elements yang perlu di pahami, dalam kaitan dengan aspek People, Process and Technology, yaitu element: Organisation and Culture (People), Roles and Responsibilities (People), Activities (Process), Practices and Techniques (Process), Deliverables (Technology), dan Tools (Technology).


Informasi dan Pendaftaran Kursus dan Training
Hub. WhatsApp 0838-0838-0001

Tuesday, February 14, 2023

Mengenal Sertifikasi ITIL V.4 dan Bagaimana Lulus Ujian ITIL

 APAKAH ITIL V.4



ITIL (Information Technology Infrastructure Library) adalah salah satu framework manajemen layanan TI terkemuka yang digunakan secara luas oleh organisasi di seluruh dunia. ITIL V4 adalah versi terbaru dari framework ini dan menekankan pada praktik bisnis yang berfokus pada pelanggan dan memastikan aliran kerja yang efisien dalam lingkungan TI.


ITIL V4 mencakup konsep-konsep baru seperti Value Streams, ITIL Operating Model, dan Service Value System (SVS), dan memfokuskan pada praktik terbaik untuk memastikan pelanggan menerima layanan TI yang berkualitas dan berharga. ITIL V4 juga menekankan pada kerja sama tim dan memastikan bahwa semua departemen terlibat dalam penyediaan layanan TI yang sukses.


Secara keseluruhan, ITIL V4 memberikan panduan yang berguna bagi organisasi dalam mengelola dan memastikan layanan TI yang berkualitas, efisien, dan memberikan nilai bagi pelanggan.



SEJARAH ITIL

ITIL (Information Technology Infrastructure Library) pertama kali dikembangkan oleh Kerajaan Inggris pada tahun 1980-an untuk membantu mengelola proyek-proyek TI dan memastikan bahwa layanan TI dapat memberikan nilai bagi organisasi. Framework ini menjadi sangat populer dan digunakan secara luas oleh organisasi di seluruh dunia, dan sejak saat itu telah mengalami beberapa perubahan dan pembaruan.


ITIL V1 pertama kali diterbitkan pada tahun 1989, dan meliputi 26 buku yang mencakup berbagai aspek manajemen layanan TI, termasuk proses-proses, praktik-praktik terbaik, dan panduan bagi implementasi. ITIL V2 diterbitkan pada tahun 2000 dan memfokuskan pada integrasi antara proses TI dan proses bisnis organisasi. ITIL V3, yang diterbitkan pada tahun 2007, memperkenalkan konsep manajemen layanan TI yang terintegrasi dan memastikan bahwa layanan TI memenuhi kebutuhan pelanggan dan bisnis.


ITIL V4, versi terbaru dari framework ini, diterbitkan pada tahun 2019 dan memfokuskan pada praktik bisnis yang berfokus pada pelanggan dan memastikan aliran kerja yang efisien dalam lingkungan TI. ITIL V4 juga memperkenalkan konsep-konsep baru seperti Value Streams, ITIL Operating Model, dan Service Value System (SVS).


Secara keseluruhan, ITIL adalah framework yang terus berkembang dan diterima secara luas sebagai panduan bagi manajemen layanan TI yang efektif dan efisien.


VERSI TERAKHIR ITIL

Versi terakhir dari ITIL (Information Technology Infrastructure Library) adalah ITIL V4, yang diterbitkan pada tahun 2019. ITIL V4 menekankan pada praktik bisnis yang berfokus pada pelanggan dan memastikan aliran kerja yang efisien dalam lingkungan TI, dan memperkenalkan konsep-konsep baru seperti Value Streams, ITIL Operating Model, dan Service Value System (SVS). ITIL V4 memberikan panduan yang berguna bagi organisasi dalam mengelola dan memastikan layanan TI yang berkualitas, efisien, dan memberikan nilai bagi pelanggan.


ITIL VS ISO 20000

ITIL (Information Technology Infrastructure Library) dan ISO/IEC 20000 adalah dua standar manajemen layanan TI yang berbeda. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memastikan bahwa layanan TI dapat memberikan nilai bagi organisasi dan pelanggan. Namun, ada beberapa perbedaan penting antara keduanya:


Fokus: ITIL fokus pada manajemen layanan TI dan proses-proses yang terkait, sementara ISO/IEC 20000 fokus pada manajemen layanan TI dalam organisasi dan memastikan bahwa layanan tersebut memenuhi standar internasional.


Dokumentasi: ITIL memiliki dokumentasi yang komprehensif dan memiliki panduan bagi manajemen layanan TI, sementara ISO/IEC 20000 memiliki persyaratan dokumentasi yang spesifik dan memastikan bahwa organisasi memenuhi standar internasional.


Sertifikasi: ISO/IEC 20000 memiliki proses sertifikasi independen yang dapat memastikan bahwa organisasi memenuhi standar manajemen layanan TI, sementara ITIL tidak memiliki proses sertifikasi.


Fleksibilitas: ITIL lebih fleksibel dan memberikan lebih banyak ruang untuk interpretasi dan implementasi yang unik, sementara ISO/IEC 20000 memiliki persyaratan yang lebih ketat dan harus dipatuhi dengan tepat.


Secara keseluruhan, ITIL dan ISO/IEC 20000 adalah dua standar manajemen layanan TI yang berbeda tetapi saling melengkapi. Organisasi dapat memilih untuk mengadopsi salah satu atau keduanya tergantung pada kebutuhan dan tujuan mereka.


TRAINING PERSIAPAN UJIAN ITIL V4

Anda bisa menghubungi PURNAMA ACADEMY melalui

whatsapp 0838-0838-0001 untuk mendapatkan silabus dan biaya training ITIL V4 exam preparation


Nilai Tambah Sertifikat CISA Bagi Auditor IT


Dalam dunia kerja, tingkat keprofesionalan seseorang bisa menjadi patokan sebuah pengakuan jati diri. Keprofesionalan itu juga berlaku dalam dunia auditor IT, yang dikenal dengan CISA atau Certified Information System Auditor.

Sertifikat ini berfungsi sebagai bukti pencapaian seseorang professional di bidang audit, kontrol,dan keamanan informasi.

CISA menjadi dasar keprofesionalan seorang auditor IT karena yang bersangkutan harus melalui berbagai macam ujian sertifikasi, termasuk juga memenuhi persyaratan pengalaman kerja yang sudah mumpuni.

Seorang auditor yang telah mengantongi CISA tentu akan memiliki nilai lebih dibanding auditor lain yang tidak memilikinya. Salah satunya, keahlian mereka akan diakui secata global. 

Di samping itu, pemilik sertifikat ini tentu memiliki pengetahuan yang terus terbarukan karena mereka dituntut untuk mengup-date pengetahuan yang baru.

Di sisi perusahaan, tentu ini menaikkan citra perusahaan. Dengan keberadaan pegawai bersertifikat CISA, kompetensi perusahaan akan terdongkrak sejalan dengan adanya jaminan reputasi positif dari perusahan tersebut.

Tercatat tak kurang 48.000 profesional secara global di bidang audit IT telah memiliki sertifikat CISA, tak terkecuali di Indonesia. 

Adapun CISA sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 1978 oleh ISACA (Information System Audit Control Association) di mana ujian pertama kali diselenggarakan di tahun 1981.


Informasi dan Pendaftaran Training
Hub. WhatsApp 0838-0838-0001

Top Topics

JadwalKegiatan.com